Lompat ke konten
Home » Alquran Yang Pertama Kali Diturunkan Adalah Surat

Alquran Yang Pertama Kali Diturunkan Adalah Surat

  • oleh

Alquran Yang Pertama Kali Diturunkan Adalah Surat – – Ramadhan 1440 hijriah memasuki 10 hari kedua. Hari-hari ini kita kembali diingatkan akan sejarah turunnya Al-Qur’an yang jatuh pada 17 Ramadhan.

Allah memberikan mukjizat berupa ayat pertama dari Firman Allah kepada Nabi-Nya Muhammad SAW. Meski banyak perbedaan, sebagian besar ulama meyakini bahwa 17 Ramadhan atau sekitar 13 tahun sebelum Hijriah adalah malam Nuzulul Qur’an (pengurangan Al Qur’an). Beberapa percaya bahwa tanggal tersebut bertepatan dengan 10 Agustus 610 Masehi.

Alquran Yang Pertama Kali Diturunkan Adalah Surat

Al Quran diturunkan oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril kepada Muhammad SAW di Gua Hiro, Mekkah, Arab Saudi. Setelah itu, Alquran diturunkan secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun. Ada yang meriwayatkan Al-Qur’an selama 22 tahun 2 bulan 22 hari. Saat itu Al-Qur’an difirmankan Allah kepada Muhammad, kemudian tercatat sebanyak 30 juz atau 114 surat atau sekitar 6666 ayat. Al-Qur’an diturunkan di dua tempat, yaitu Mekkah (disebut ayat Makkiyah pada ayat selanjutnya) dan Madinah (disebut ayat Madaniyah).

Ayat Al Qur’an Yang Pertama Dan Terakhir Turun

Wahyu firman Allah yang pertama menjadikan Muhammad seorang nabi. Saat itu Nabi Muhammad masih membeku melihat Jibril. Pertemuan keduanya berujung pada dialog singkat yang tidak dipahami Nabi Muhammad.

Ayat pertama yang diturunkan adalah surat Al Alaq yang artinya iqro atau kitab. Secara rinci, itu menggambarkan pertama kali Nabi Muhammad menerima wahyu

Anak dari pasangan Abdullah dan Aminah yang hidup sebagai yatim piatu ini tinggal bersama pamannya Abu Thalib. Sejak kecil, Muhammad dikenal sebagai orang yang jujur. Kejujuran dan keteguhannya dalam berbisnis memenangkan hati Khadijah. Alhasil, janda kaya berusia 40 tahun itu melamar Muhammad yang saat itu berusia 25 tahun.

Muhammad tinggal di Mekah, salah satu kota perdagangan terbesar di Arab Saudi. Laporan dari buku Rekonstruksi Sejarah Alquran karya Taufik Adnan Amal, Mekah saat itu diselimuti kebodohan dan kegelapan. Perdagangan manusia, praktik menghambur-hamburkan uang, menyembah berhala, bahkan gadis-gadis yang dikubur hidup-hidup adalah pemandangan umum di Mekkah.

Sejarah Nuzulul Quran

Muhammad merasa tidak nyaman dengan hal seperti itu. Akhirnya, dia menghabiskan hari-harinya dalam kesunyian di gua Hira, sebelah utara Mekkah. Di dalam gua, Muhammad merenungi berbagai persoalan tentang penciptaan alam semesta, tentang Tuhan dan kehidupan maksiat penduduk Arab. Hingga suatu hari kehidupan Muhammad berubah ketika Jibril mendekatinya. Taufik mengatakan malam itu renungan Muhammad mencapai ufuk tertinggi.

Ketika Muhammad melihat pemandangan aneh itu, dia bergegas pulang. Keringat, dingin, ketakutan adalah emosi yang dirasakan Muhammad saat menceritakan pengalamannya kepada Khadijah. Sebagai seorang istri, Khadijah mendukung suaminya. Taufik menulis, “Khadijah menenangkannya dengan menegaskan keaslian pengalaman menerima wahyu, karena Muhammad adalah orang baik yang tidak mungkin dirasuki roh jahat.”

READ  How To Play Dota 2 Offline

Nabi Muhammad dikenal sebagai orang yang tidak bisa membaca dan menulis, dalam bahasa Arab disebut ummi. Sedangkan wahyu pertama yang turun kepada Muhammad adalah surah Al ‘Alaq 1-5. Artinya, alinea pertama surat itu berisi petunjuk untuk membaca.

Berdasarkan tulisan Musnur Hery Zuhdiyah di Jurnal UIN Raden Fatah, ketika Jibril membacakan ayat pertama baca iqra’ (bacalah!), Muhammad biasa mengatakan maa ana bi reciter’ (saya tidak bisa membaca).

Mengapa Ayat Riba Yang Terakhir Diturunkan Dalam Al Qur’an?

Jibril lalu memeluk Muhammad hingga kehabisan nafas. Setelah Jibril melepaskan pelukannya, dia menyebut kata-kata Iqra lagi dan jawaban yang sama diberikan oleh Muhammad. Hingga Jibril membacakan Surah Al ‘Alaq ayat 1-5 untuk ketiga kalinya.

Menurut Musnur, ketidakmampuan membaca Muhammad menunjukkan bahwa Alquran memang firman Allah SWT. Oleh karena itu, orang tidak perlu khawatir tentang Muhammad sebagai penulis kitab suci umat Islam.

Jika merujuk pada hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah, Nabi Muhammad SAW menerima firman dari Allah dalam bentuk yang berbeda-beda. Dalam bentuk pertama, Nabi Muhammad tampak seperti mendengar suara lonceng. Bentuk pertama ini dianggap Muhammad sebagai jalan terburuk. Setelah bel berhenti, Muhammad langsung mengerti apa arti suara itu.

Wujud kedua, Gabriel, tampak seperti manusia. Saat itu, Jibril berbicara kepada Muhammad dan menyampaikan pesan dari Allah. Menurut Aisyah, Nabi Muhammad sering mengeluarkan keringat yang sangat dingin saat menerima wahyu.

Di Gua Hira, Saat Indah Nabi Muhammad Bersama Malaikat Jibril

Karena kemuliaan Ramadhan ketika malam diturunkannya Al-Qur’an, Allah memberikan lailatul qadar pada salah satu malam di bulan Ramadhan. Pada malam itu, semua amal kebaikan seseorang akan bernilai lebih dari 1000 bulan. Mumpung masih ada sisa Ramadhan ini, mari manfaatkan bulan suci ini. Meski merupakan surat khusus, namun bukanlah surat yang dikirimkan Allah SWT terlebih dahulu untuk mengikuti penjelasannya.

Surat Al Fatihah dalam Al Quran dipandang sebagai surat yang istimewa. Banyak sekali keajaiban ketika umat Islam membaca ini, salah satunya membuka pintu takdir.

Setiap muslim pasti tahu, Al Fathihah selalu hadir dalam setiap rakaat shalat. Inilah salah satu alasan utama mengapa Al Fatihah dalam Al-Qur’an merupakan surat yang istimewa.

Baca Juga : 6 Langkah Mudah Membuat Burekol Bagi Pemilik Bank Non Himbara Bayar Rp 1 Juta Untuk Buruh Buruh Cek Disini

Kronologi Al Qur’an

Ayat pertama yang diturunkan oleh Rasulullah SAW adalah lima ayat dari Surat Al-Alaq. Namun, surat itu tidak lengkap, hanya lima ayat.

Sedangkan surat yang diturunkan secara keseluruhan dari ayat satu sampai akhir adalah surat Al Fatihah. Inilah mengapa Ustadz Muhammad Abduh berpendapat bahwa surat yang pertama kali diturunkan bukanlah Al’Alaq melainkan Al-Fatihah karena diturunkan dalam sebuah surat.

Menurut Muhammad Abduh, Allah SWT menempatkan Al-Fatihah sebagai surat pertama karena kandungan utama Al-Qur’an dapat ditemukan dalam ayat-ayat Al-Fatihah.

READ  Cara Membuat Lamaran Kerja Tulis Tangan Yang Baik Dan Benar

Baca juga: Siapkan KTP, Kartu Keluarga, dan Dokumen Lainnya, Ajukan KUR BRI Hingga Rp 100 Juta Tanpa Agunan, Bunga 3 Persen

Sejarah Awal Penulisan Al Quran

Tauhid terdapat pada ayat kedua dan kelima; Janji dan ancaman tertulis di ayat pertama, ketiga dan ketujuh; Menyembah ayat kelima dan ketujuh; Sejarah masa lalu dijelaskan dalam ayat ketujuh.

Seperti yang dikatakan Ustadz Quraish Shihab, surat Al-Fatihah ditempatkan di awal Al-Qur’an karena memiliki hubungan organik yang erat dengan surat berikutnya, yaitu Al-Baqarah.

Hubungan tersebut meliputi; penyebutan tiga golongan orang dalam surat Al Fatihah, yaitu; orang yang dikaruniai nikmat Allah SWT, orang yang pemarah, dan orang yang sesat juga disebutkan secara detail dalam Surat Al-Baqarah.

Baca Juga: Cara Praktis Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Tanpa Agunan Hingga Rp 25 Juta Dari PNM Mekaar Plus Khusus Wanita

Kisah Turunnya Surat Al Alaq Sebagai Wahyu Pertama Nabi Muhammad Saw

Dalam Surat Al Fatihah kita diajarkan untuk meminta petunjuk, dan di awal Surat Al Baqarah ditekankan bahwa Al Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.

Tautan live streaming DA 5 Top 6 Grup 2 Program konser malam ini: Bersama Sridevi, Mardon dan Jaya

Hasil Final DA 5 Top 6 Grup 2 Semalam: Sridevi Menangis dan Mundur dan Ingin Menyerah di Dangdut Academy

Dangdut Academy Hasil 5 Top 6 Grup 2 Tampil Semalam di Indosiar, Sridevi Prabumulih tak punya pesaing!

Turunnya Al Quran, Ayat Yang Pertama Turun Dan Ayat Yang Terakhir Turun

Dangdut Academy 5 Top 6 Grup 2 Jadwal Tayang Malam Ini Jam berapa tayang di Indosiar? Inilah Jam Tayangnya, JAKARTA – Peneliti senior Rumah Fiqh Ustadz Ahmad Sarwat menyimpulkan, setidaknya ada dua alasan kenapa Al-Qur’an berbahasa Arab. Dua kearifan tersebut antara lain bahwa bahasa Arab merupakan bahasa yang tak lekang oleh waktu dan kaya akan kosa kata yang dapat berbicara beragam yang memiliki banyak referensi.

“Bahasa Alquran adalah bahasa Arab, bukan bahasa universal seperti yang dipikirkan sebagian orang,” katanya dalam catatan berjudul.

Ustadz Ahmad mengatakan bahwa Allah memilih bahasa Arab karena memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan bahasa lain. Pertama, karena bahasa Arab adalah bahasa yang tak lekang oleh waktu.

“Sejarawan bahasa setuju bahwa bahasa tumbuh, berkembang dan mati dengan adanya peradaban,” katanya.

Begini Tiga Tahapan Nuzulul Quran Hingga Sampai Ke Rasulullah

Itu sebabnya banyak bahasa di dunia ini digunakan oleh banyak orang di masa lalu, tetapi di generasi berikutnya tidak ada lagi yang menggunakan bahasa itu karena peradaban telah berubah. Namun, para ahli sepakat bahwa bahasa Arab merupakan pengecualian.

“Tidak akan hilang dari muka bumi meski sudah tua. Ada sebagian orang yang mengatakan bahwa bahasa Arab digunakan pada masa Nabi Ibrahim alaihissalam,” ujarnya.

READ  Macam Macam Teknik Fotografi Dan Contohnya

Bahkan ada yang mengatakan bahwa Nabi Adam alaihissalam berbicara dalam bahasa Arab ketika diturunkan di muka bumi. Terutama karena dalam sebuah hadits disebutkan bahwa bahasa Arab adalah bahasa penduduk surga.

Dan Adam adalah penghuni surga sejak dia pertama kali diciptakan. Jadi sangat wajar dan logis jika Adam dibawa ke bumi, dia masih menggunakan bahasa yang digunakan di surga.

Bacaan Dan Terjemah Per Kata Surat Al ‘alaq

Lantas apa hubungannya bahasa Arab kuno dengan pemilihan bahasa dalam Al-Qur’an? Ustadz Ahmad menjelaskan, jika Allah menurunkan Al-Qur’an dalam bahasa Inggris, mungkin tidak akan ada yang memahaminya 200 tahun kemudian.

Bahasa Inggris tidak penting lagi, bahasa Sansekerta yang digunakan oleh nenek moyang kita sekarang sudah punah. Tidak ada yang bisa sepenuhnya memahaminya kecuali ahli bahasa.

Jika Patih Gajah Mada hidup kembali di abad ke-21, tidak akan ada yang bisa berkomunikasi dengannya karena kendala bahasa. Hambatan bahasa ini tidak muncul dalam Al-Qur’an.

Meski terungkap 14 abad yang lalu, bahasa Arab masih digunakan oleh ratusan juta orang di muka bumi. Sehingga negara-negara berbahasa Arab pada hakekatnya tidak memiliki masalah dalam memahami Alquran.

Al Quran Turun Pertama Kali Pada 17 Ramadhan, Berikut Sejarahnya!

Kedua, bahasa Arab kaya akan kosa kata. Salah satu kekuatan bahasa Arab adalah kosakata yang kaya. Meski banyak orang Arab yang tinggal di padang pasir, bukan berarti mereka tertinggal dalam urusan seni dan budaya.

“Sebaliknya, orang Arab yang tinggal di padang pasir memiliki kemampuan yang sempurna untuk mengungkapkan perasaannya melalui kata-kata,” katanya.

Bisa dibilang mereka umumnya penyair yang pandai merangkai kata. Dan rahasia keindahan sastra Arab terletak pada perbendaharaan katanya yang nyaris tak terbatas.

Ustadz Ahmad mengatakan bahwa seorang ahli bahasa Arab pernah menjelaskan kepadanya bahwa orang Arab memiliki 800 kata berbeda yang mengacu pada unta. dan

Al Qur An Pertama Kali Turun Pada Tanggal

Surat alquran yang pertama kali diturunkan adalah, kapan alquran pertama kali diturunkan, pertama kali alquran diturunkan, surat yang pertama kali diturunkan adalah, wahyu yang pertama kali diturunkan adalah surat, surah yang pertama kali diturunkan, surat alquran yang pertama kali diturunkan, kitab yang pertama kali diturunkan, ayat alquran pertama kali diturunkan di, wahyu alquran yang pertama kali diturunkan adalah surat, ayat alquran yang diturunkan pertama kali adalah, dimana alquran pertama kali diturunkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *