Lompat ke konten
Home » Botani Square Ada Apa Aja

Botani Square Ada Apa Aja

  • oleh

Botani Square Ada Apa Aja – Botani Square merupakan salah satu shopping mall yang bisa traveler kunjungi untuk merasakan gritnya shopping mall di Kota Hujan. Selain menawarkan berbagai pusat perbelanjaan pakaian dan kosmetik, di konter-konter kecil banyak sekali jajanan yang bisa Teman Traveler beli untuk mengisi perut lapar mereka saat berbelanja. Berikut beberapa jajanan yang bisa Sahabat Traveler coba.

Kalau Teman Traveler penggemar telur, jajanan ini wajib banget. Makanan ini sering dijumpai di jajanan anak sekolah, namun jika ingin mengembalikan kenangan masa kecil, telur gulung dan tortilla mini bisa membawa Anda kembali ke masa lalu Friend Traveller.

Botani Square Ada Apa Aja

Telur gulung harganya Rp 20.000. harganya 6 pintxos dan tortilla mini seharga Rp 20.000. Untuk gelas plastik isi 12 buah. Jangan lupa tambahkan saus mayones agar lebih nikmat! Rekan-rekan traveller juga bisa menemukan menu makanan lain seperti sosis, mie lor, kilor, jeletot cilok dan cilok kacang.

Tomtom, Bogor Tengah, Bogor

Bagoja artinya Pelet Daging Buah Gajah, mungkin karena bentuknya yang besar. Pilihannya banyak, salah satunya adalah campuran yang terdiri dari bakso ayam goreng dan bakso udang goreng.

Harga seporsi campuran harganya Rp 25.000. Teman seperjalanan bisa memesan menu bakso gajah goreng saja, tanpa campuran. Ukurannya jauh lebih besar dibandingkan bakso goreng ayam dan bakso goreng udang.

Seperti namanya, kedai ini menjual berbagai jenis makanan Jepang seperti Takoyaki, Okonomiyaki, dan Yaki Udon. Takoyaki hanya Rp 21.000.

Di antara bahan untuk membuat takoyaki, gurita dipotong kecil-kecil kemudian diberi adonan tepung yang lembut dan dibentuk menjadi bola-bola kecil. Hidangan ini disajikan dengan saus mayones, daun bawang, dan tuna asap cincang halus (kezuribushi). Kedengarannya sangat enak?

Hasil Cari Tempat Makan Di Botani Square, Bogor

Untungnya, berbagai pilihan jajanan ini bisa menjadi salah satu jajanan pencegah lapar Anda saat berbelanja di Botani Square Bogor. Semoga beruntung! Gaya hidup sehat telah menjadi pilihan bagi banyak orang akhir-akhir ini. Setelah mengikuti workshop Pak Wied Harry di Semarang, saya jadi paham betapa pentingnya memilih bahan makanan yang tidak hanya sehat dan bergizi tetapi juga bebas dari bahan kimia berbahaya.

Pak Wied menyarankan untuk mengonsumsi bahan makanan alami seperti sayur dan buah, terutama yang organik. Sekarang pertanian organik sedang berkembang di Indonesia. Harga produknya tidak semahal saat pertama kali diperkenalkan di Indonesia. Tetangga saya di Hungaria juga sudah mulai memproduksi sayur dan buah organik dengan metode hidroponik sehingga kami bisa membelinya dengan harga terjangkau.

Outlet Serambi Botani ini sebenarnya dari kampus IPB lho. Mereka menjual berbagai produk organik dan bebas bahan kimia berbahaya dari IPB dan UKM yang berkolaborasi dan mempromosikan kampus IPB. Pintu keluar alun-alun Mal Botani berada di depan lobi utama. Di seberang kedai kopi Starbucks.

READ  How To Improve Your English

Produknya juga bervariasi. Mulai dari produk perawatan tubuh seperti masker, lulur, sabun hingga body care kit tersedia dengan merek Serambi Botani. Semuanya dikemas dalam kemasan yang cantik dan menarik.

Cotton Drops, Bogor Tengah, Bogor

Selain produk perawatan tubuh, ada juga produk aromaterapi berupa garam dan minyak, serta untuk pijat. Produk ini sudah mulai bergema di masyarakat. Aromaterapi dengan berbagai kegunaan. Misalnya minyak lavender, lemon dan masih banyak lainnya. Mereka untuk pijat atau aromaterapi. Secara khusus, terdapat minyak atsiri yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti cengkeh, adas, serai, jahe dan lain-lain.

Semuanya dikemas dengan gaya yang unik dan homey. Kapsul herbal, minuman herbal seperti sambiloto, jahe, temu putih dan kunyit tersedia dalam bentuk bubuk instan. Lubang teh, jahe merah, dan bahkan cokelat batangan. Lezat..

Tidak begitu menggiurkan, tersedia aneka makanan dan minuman sehat, mie jagung, aneka beras organik, aneka kopi, brownies singkong, kue kering, madu, dan teh rosella. Harganya juga bersaing dengan produk dari perusahaan besar. Jika Anda penggemar produk untuk wajah, produk Serambi Botani terdiri dari krim siang dan krim malam. Biasanya ada penawaran diskon yang lumayan untuk barang obral, jadi saya ingin melihatnya hihihi. Maklum, Mak Irits adalah sosok yang keras.

Selain Botani Square Bogor Mall dan Lippo Plaza Bogor, gerai Serambi Botani juga tersedia di Gandaria City, Mal Alam Sutera, Mal Ciputra World Surabaya, Palembang Icon Mall dari Palembang hingga Lippo Plaza Jogja. Wow, ada terlalu banyak toko! Produk berkualitas dari Serambi Botani ini bisa menjadi pilihan bagi kita dan keluarga untuk memulai hidup sehat dan bahagia 🙂 Entahlah, memasuki Botani square rasanya sedikit berbeda dengan memasuki mall-mall modern lainnya di Bogor.

Rekomendasi Tujuan Wisata Belanja Fashion Di Bogor, Murah Dan Berkualitas!

Dimana bedanya? Itu hanya pusat perbelanjaan. Jika Anda mengatakan itu, saya ragu Anda berasal dari Jakarta. Botani Square sebenarnya mirip dengan beberapa mall di ibu kota, seperti Plaza Indonesia, hanya saja bentuknya lebih kecil.

Memang Botani Square hanyalah sebuah tempat perbelanjaan, dan nama lengkapnya adalah Bogor Botanical Square. Tidak ada bedanya dengan kebanyakan mal di Jakarta. Bahkan banyak mal di Jakarta yang lebih baik dari tempat ini dalam segala hal.

Hanya saja mall ini saya bandingkan dengan beberapa mall atau mall sejenis di bogor. Kebetulan saya pernah ke semua toko di Bogor dan dari sana saya menemukan bahwa apa yang ditawarkan Boqer (julukan buruk tempat ini) sangat berbeda.

READ  How To Create A Free Web Hosting Account

Nah, dari segi fisik, pusat perbelanjaan ini merupakan yang terbesar dan terluas di Kota Bogor, dengan luas penggunaan lahan mencapai 4,5 hektar atau 45.000 meter, belum ada pusat perbelanjaan lain yang menandingi Bogor.

Panggung Atrium Botani Square Mall Pecah Oleh Ratusan Dancer Bodas

Untuk kota seluas 11.800 hektar, ukuran ini jelas sangat besar. Ini bukan kesan yang dia rasakan.

Itu mungkin. Hanya saja beberapa pedagang di sana juga memiliki cabang atau gerai lain di usaha lain di Mogor, dan kehadirannya tidak membuat pedagang lain memiliki suasana yang sama di sini.

Bukan jenis barang yang ditawarkan yang membuat perbedaan. Saya pikir itu lebih dari sekadar merek dan label yang membedakan Botani Square.

Tidak terlalu. Padahal, saat dibuat pada 2006, ada pro dan kontra terhadap pengoperasiannya. Menurut banyak warga Bogor, kehadiran mal akan mengubah suasana Bogor secara keseluruhan. Banyak yang mempertanyakan mengapa pusat perbelanjaan ini dibangun.

Dancer Dari Bds Tampilkan Bakat Dan Style Kekinian

Bersamaan dengan itu, lahan yang digunakan untuk Botani Square memotong asrama putri di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) di Baranangsiang. Padahal kampus ini merupakan salah satu tempat bersejarah di kota Bogor.

Mereka juga mempertanyakan kebijakan bisnis IPB. Artinya, IPB memiliki 20% saham dan setelah 30 tahun, Sqwâr Botani akan sepenuhnya dimiliki oleh IPB. Padahal IPB adalah lembaga pendidikan milik pemerintah.

Hal ini menimbulkan perdebatan panjang. IPB mengambil dasar kebijakan pemerintah saat itu, yang mengubah status hukum IPB dan banyak Perguruan Tinggi Negeri lainnya dengan menjadikannya Lembaga Hukum Negara yang otonom. Oleh karena itu, IPB harus memiliki pendapatan sendiri agar mampu melanjutkan roda penggerak organisasi ini.

Hemm… bukan itu alasannya juga. Toh, saat ini, di tahun 2015, bisa dikatakan warga Bogor tengah menikmati keberadaan Botani Square. Hal ini terlihat dari jumlah pengunjung yang melebihi 500.000 orang setiap bulannya.

Kopi Nako, Bogor Tengah, Bogor

Jika diperhatikan, banyak mall di Jakarta yang tidak menggunakan gaya lama untuk mengundang pengunjung datang. Itu tidak lagi menarik dealer atau suku cadang yang didiskon besar-besaran.

Pengunjung tidak lagi berniat untuk membeli barang tersebut dan kemudian pergi. Diharapkan bahwa Anda akan terus menghabiskan waktu di pusat.

Oleh karena itu, suasana pusat perbelanjaan dibuat senyaman mungkin. Mereka terus menambah berbagai fasilitas yang membuat pengunjung betah. Ditawarkan tempat-tempat “nongkrong” modern yang memberikan kesan unik dan elegan.

Tujuan akhirnya tentu saja sama yaitu “penjualan” dan “keuntungan”. Teori yang digunakan adalah semakin lama Anda menghabiskan gaya tersebut di tengah, tentunya semakin sering Anda tertarik pada sesuatu atau benda.

READ  Sunscreen Viva Untuk Kulit Berminyak Dan Berjerawat

Keren ! Underpass Bogor Disulap Jadi Pameran Galeri Seni.

Pada akhirnya, seringkali tanpa disadari, mereka yang datang ke center dengan konsep ini malah menghabiskan uang lebih banyak dari yang dianggarkan.

Dibandingkan pusat perbelanjaan serupa di kota hujan ini, jarak antar toko atau pedagang di sini lebih jauh. Hal-hal yang dilakukan pengunjung tidak boleh terbentur atau bergesekan dengan orang lain. Sesuatu yang memberikan perasaan nyaman.

Jenis gerai pemasok makanan pun dipilih agar pengunjung merasa “berkelas” saat memasukinya. Nama-nama asing bertebaran di Botani Square yang pasti menimbulkan rasa penasaran untuk “mencicipi” (bukan hanya makanannya, tapi juga suasana/way of life).

Mereka tampaknya menyadari sepenuhnya bahwa Bogor adalah kota satelit Jakarta. Ratusan ribu warga Bogor berinteraksi dengan gaya hidup dan gaya hidup ibu kota setiap harinya.

Finda’s Blog_archie Zone: Antara Margo City Dan Botani Square

Tak heran jika selera dan keinginan untuk mengikuti gaya yang sama di hati banyak warga Bogor.

Saat ini sudah tidak jarang lagi melihat pelajar atau pengunjung dengan laptopnya menertawakan Starbucks. Tidak jarang terlihat rombongan ABG Bogor berbusana joki modis menunggu pemutaran film terbarunya di Cinema XXI. Atau… sang suami bermain gadget di J.Co sementara sang istri window shopping.

Di tempat ini kamu juga bisa melihat hal-hal yang biasa ditemui di masyarakat metropolitan Jakarta. Botani Square menawarkan kenyamanan gaya hidup metropolitan dalam budaya masyarakat Bogor.

Bukankah baik atau buruk adalah poin utamanya? Terlihat warga Bogor juga nyaman dengan gaya hidup yang sama. Sesuatu yang menjelaskan bahwa tidak ada jejak perlawanan yang pernah ada.

Bilal Foundation: Album Toko Plastik Dan Gramedia Botani Square

J.Co, Pizza Hut, Ichiban Sushi, Hoka-hoka Bento, Breadtalk, Kenny Rogers Roasters, Burger King, Solaria, Old Town White Coffee, Restoran Jepang Han Suki dan banyak lagi

Supermarket Besar, Departemen Jeruk. Shop, Samsung Center, Blackberry Center, A Kasoem Optik, Yongki Komaladi, Planet Surf, Toko Buku Gramedia, Electronic City dan lainnya

Lokasi pusat perbelanjaan

Reddoorz near botani square, hotel di botani square, botani square mall, botani square hotel, hotel santika botani square, farmers market botani square, santika botani square, reddoorz botani square, hotel botani square bogor, hotel ipb botani square, hotel dekat botani square, santika bogor botani square

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *