Inilah Jenis Layanan Hosting dalam Website

Anda bisa memanfaatkan salah-satu dari jenis layanan hosting untuk membangun sebuah website. Jenis yang dipilih ini dapat disesuaikan dengan tujuan website tersebut dibuat.

Di zaman serta digital saat ini, bidang usaha tidak akan berkembang jika kurang memanfaatkan fitur dalam internet. Salah-satunya adalah membangun website untuk bisnis tertentu.

Dalam membuat sebuah website, hal pertama yang dilakukan adalah memberikan nama domain. Setelah memberikan nama domain untuk website, ternyata website belum bisa dijalankan.

Mengapa demikian? Sebuah website masih membutuhkan hosting. Layanan ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan data-data dalam sebuah website. Baik itu penyimpanan untuk tulisan, gambar, plugin dan data lainnya.

Hosting memiliki beberapa layanan yang berbeda. Anda bisa menggunakan salah-satu untuk membangun website sesuai dengan tujuannya. Oleh karena itu, Anda perlu mempertimbangkan yang sesuai dengan kriteria website.

Jenis Layanan Hosting Website

Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk beberapa hal terkait publikasi. Sebelum Anda menggunakannya. terlebih dahulu ketahui yang ada. Terdapat 6 jenis hingga saat ini.

1. Shared Hosting

Shared Hosting terdiri dari sebuah server utama dan terdiri dari lebih dari satu nama domain. Jenis ini dapat dimanfaatkan bersama dengan pengguna lain. Penggunaan bersama ini akan membuat biaya juga akan dibagi bersama.

Untuk menjalankan web ini pun cukup mudah dan bisa dilakukan oleh pemula yang baru menggeluti dunia website seperti bisnis kecil, situs web portofolio dan blog.

2. Reseller Web Hosting

Selanjutnya adalah reseller web hosting yang memiliki kesamaan dengan sebelumnya. Dengan menggunakan ini, pemilik website bisa menjual informasi kepada pembaca.

Dari Harganya sendiri, jenis layanan hosting ini sedikit lebih mahal. Namun, Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan diantaranya website gratis, server pribadi, dukungan teknis label putih dan keuntungan lainnya.

3. VPS (Virtual Private Server)

Dari segi keamanan, virtual private server lebih baik jika dibanding dengan shared hosting. Kinerjanya pun lebih stabil sehingga membuat nyaman penggunanya. Penggunaan ini masih menggunakan satu server yang digunakan secara bersama.

Meski masih digunakan bersama, namun kapasitasnya lebih dibatasi. Dengan kapasitas yang tidak begitu besar, virtual private server sangat cocok digunakan untuk memulai bisnis kecil hingga menengah.

Dengan menggunakan jenis ini, pengguna dimungkinkan untuk memiliki akses root. A

Akses root dapat digunakan untuk mengatur serta menginstal sistem operasi secara mandiri. Penggunaannya pun lebih fleksibel.

4. Dedicated Hosting

Jenis ini digunakan oleh satu pengguna saja. penggunaannya tidak perlu berbagi dengan pengguna lain. Sehingga, kinerjanya Sudah sangat optimal karena tidak akan terganggu dengan admin lainnya.

Selain itu, keamanan yang dimiliki sudah sangat tinggi. Dengan kelebihan tersebut, tentu saja biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaannya. Jenis ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar.

5. Manage WordPress Hosting

Anda tentu tidk asing dengan WordPress. Inilah jenis layanan dalam website paling banyak digunakan. Namun, dari segi biaya platform ini terbilang cukup mahal dari yang lainnya. Selain itu, jenis ini tidak bisa dikontrol penuh.

6. Cloud Hosting

Cloud Hosting dijalankan dengan beberapa server jarak jauh. Server satu dapat mengambil alih tanggung jawab jika server lain mengalami masalah. Mode bayar dapat disesuaikan dengan skala penggunaan.

Setelah mengetahui apa saja yang dapat digunakan dalam situs. Anda bisa memanfaatkan satu jenis tersebut. Jenis layanan hosting tersebut memiliki perbedaan dan kapasitas yang berbeda.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *