Lompat ke konten
Home » Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Berbangsa Dan Bernegara

Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Berbangsa Dan Bernegara

  • oleh

Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Berbangsa Dan Bernegara – Keterbukaan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai keterbukaan, rasa toleransi dan perhatian, serta merupakan dasar komunikasi. Keterbukaan juga dinyatakan sebagai sikap dan perilaku terbuka individu dalam aktivitasnya. Keterbukaan dalam kaitannya dengan proses penyelenggaraan pemerintahan berarti kesediaan pemerintah untuk selalu memberikan informasi yang faktual tentang bagaimana hal-hal yang berkaitan dengan proses penyelenggaraan pemerintahan.

Keterbukaan pemerintah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pentingnya keterbukaan pemerintah adalah sebagai berikut: Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Mengurangi penyalahgunaan kekuasaan. Dalam upaya mencapai pemerintahan yang demokratis, keterbukaan memungkinkan warga negara bebas mengakses informasi

Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Berbangsa Dan Bernegara

Sikap keterbukaan harus tercermin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Misalnya keterbukaan dalam iklim politik sehingga setiap warga negara berhak mengeluarkan pendapatnya sepanjang tidak bertentangan dengan jiwa Pancasila dan UUD 1945.

Fdokumen.com_bab 3 Xi Pkn 1

Terwujudnya nilai-nilai agama dan nilai budaya bangsa sebagai sumber etika, moralitas untuk berbuat baik dan menghindari perbuatan tercela, serta perbuatan yang bertentangan dengan hukum dan hak asasi manusia. Terwujudnya kepemimpinan persatuan Indonesia. dan justru untuk mencapai toleransi, keharmonisan sosial, persatuan dan kesetaraan di antara orang-orang. terwujudnya demokrasi yang menjamin hak dan kewajiban masyarakat yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan politik secara bebas dan bertanggung jawab guna meningkatkan kesadaran untuk memperkokoh persatuan bangsa. Mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan negara dan sesama warga negara sehingga menjadi dasar persatuan dalam kehidupan bernegara.

Berikut ciri-ciri keterbukaan yang secara umum dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat: terbuka dalam proses dan pelaksanaan kebijakan publik menjadi dasar atau pedoman agar dialog dan komunikasi terbuka dan tanpa kesalahan menyembunyikan diri sendiri atau orang lain. Jangan menyembunyikan hal-hal yang membuat orang lain curiga. Hati-hati dan selektif dalam menerima dan mengolah informasi dari sumber manapun. Toleransi dan toleransi terhadap orang lain Bersedia mengakui kelemahan atau kekurangan dalam segala hal yang dilakukan. Bersedia menerima kritik dan saran dari orang lain Sangat menyadari perbedaan dalam berbagai bidang kehidupan Bersedia bekerja sama dan menghargai orang lain Bersedia dan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai perubahan yang terjadi

Suatu pemerintahan dikatakan terbuka (transparan) jika memenuhi empat ciri utama berikut: Pemerintah menyediakan berbagai informasi tentang kebijakan yang dilaksanakannya. Publik dan media memiliki kesempatan yang luas untuk mengetahui isi dari berbagai dokumen pemerintah, baik secara langsung maupun tidak langsung Rapat pemerintah terbuka untuk media massa. Pemerintah sedang merencanakan konsultasi publik

8 Sifat keadilan Menurut ensiklopedia bahasa Indonesia, kata tersebut hanya memiliki arti sebagai berikut: Tidak berat sebelah atau tidak memihak pada satu pihak, Memberikan sesuatu kepada setiap orang sesuai dengan hak yang harus diperoleh, Pengetahuan tentang hak dan memahami kewajiban, hak dan ketidakadilan, bertindak jujur ​​dan sesuai aturan atau syarat dan rukun yang telah ditetapkan Tidak sewenang-wenang, maksiat atau berdosa Tidak pilih kasih terhadap siapapun

READ  Apa Peran Penggunaan Domain Dalam Hosting

Bab 3 Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

Aristoteles membedakan keadilan menjadi 4 yaitu : keadilan timbal balik, keadilan distributif, keadilan alam, keadilan biasa Plato membagi keadilan menjadi 2 yaitu : keadilan moral, keadilan prosedural

10 Notonegoro melanjutkan, menurutnya tujuan keadilan adalah mengatur ketertiban dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga seseorang harus mengakui dan memperlakukan orang lain sesuai dengan martabatnya tanpa diskriminasi menurut suku, ras, agama, asal usul, jenis kelamin atau kedudukan sosial . Ruslan Abdul Gani, dalam keadilan ada 4 hal yaitu keseimbangan, kesetaraan dan nondiskriminasi, memberikan hak atas bentuk yang menjadi haknya dan pendelegasian berdasarkan tingkatan atau kelayakan.

Tata pemerintahan yang baik tercermin dalam penyelenggaraan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan memperhatikan partisipasi masyarakat. Tata pemerintahan yang baik adalah penyelenggaraan pemerintahan yang kokoh dan akuntabel secara efektif dan efisien dengan mengintegrasikan interaksi konstruktif antara negara, sektor swasta dan sipil/masyarakat sipil. (UNDP)

12 Praktik tata pemerintahan yang baik di Indonesia tercermin setelah gerakan reformasi nasional berupa undang-undang nomor 28 tahun 1999, yang mengacu pada penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme. Pasal 3 UU No. 28 Tahun 1999 menegaskan prinsip umum penyelenggaraan negara Indonesia dalam penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, sebagai berikut:

Kelas Xi Kd Iii Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

Sikap positif meliputi keterbukaan dan keadilan yang harus dikembangkan: Perbuatan mulia yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong royong Sikap adil terhadap sesama, menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban serta menghormati hak orang lain Sikap suka menolong orang yang membutuhkan suka bekerja keras menghargai hasil kerja orang lain yang berguna untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama

Bentuk-bentuk jaminan keadilan bagi warga negara Indonesia dalam berbagai bidang terdapat dalam UUD 1945 sebagai berikut: Pasal 27 ayat 1 menegaskan bidang hukum dan jaminan negara atas keadilan bagi warga negara Indonesia di bidang hukum dan pemerintahan dan . ayat 2. Bidang politik yang menjamin keadilan bagi warga negara Indonesia dalam bidang politik ditegaskan dalam Pasal 28 yang berbunyi “Kebebasan berserikat dan berkumpul untuk mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan ditentukan lain dengan undang-undang” Ada ruang hak asasi manusia. jaminan keadilan bagi warga negara Indonesia di bidang hak asasi manusia (HAM) ditegaskan dalam Pasal 28 A sampai 28 J Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 di bidang agama, jaminan keadilan bagi warga negara Indonesia di bidang Agama ditegaskan dalam Pasal 29 ayat 2 UUD 1945 yang berbunyi: negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk, sehingga ia dapat memeluk agamanya sendiri dan beribadah menurut keyakinan dan kepercayaannya itu.

READ  Skincare Yang Bagus Untuk Kulit Berminyak Dan Berpori Besar

Jaminan keadilan bagi warga negara Indonesia di bidang pertahanan dan keamanan negara ditegaskan dalam Pasal 30 aay 1 UUD 1945 yang berbunyi: setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pertahanan dan keamanan negara. f. Di bidang pendidikan dan kebudayaan, jaminan keadilan bagi warga negara Indonesia di bidang pendidikan dan kebudayaan ditegaskan dalam Pasal 31 ayat 1 sampai dengan ayat 5 dan ayat 1 dan ayat 2 Pasal 32. Bidang kesejahteraan sosial menjamin keadilan bagi rakyat Indonesia. warga negara di bidang kepedulian sosial ditegaskan dalam Pasal 27 ayat 2, Pasal 33 ayat 3, dan Pasal 34 ayat 1 sampai dengan ayat 4.

Agar situs web ini berfungsi, kami merekam dan membagikan data pengguna dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menyetujui Kebijakan Privasi kami, termasuk Kebijakan Cookie 3. Menunjukkan sikap keterbukaan dan kejujuran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Kompetensi Inti 3.3 Menunjukkan sikap keterbukaan dan kejujuran dalam kehidupan bangsa bangsa dan negara

Keterbukaan Dan Keadilan Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara

1. Penghayatan keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu upaya memahami, menghayati dan memahami keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, misalnya: a) berusaha mengetahui hal-hal yang mendasar atau mendasar dan memahami tentang keterbukaan dan keadilan. b Pengamatan aktif politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. c. Berusaha untuk menilai perkembangan keterbukaan dan keadilan

E) Mengkritisi prosedur yang bertentangan dengan prinsip publisitas f. Mendorong dan memasyarakatkan budaya keterbukaan dan transparansi, mulai dari keluarga, masyarakat dan lingkungan kerja.

6 2. Turut serta dalam upaya peningkatan jaminan keadilan dari lembaga-lembaga yang bertugas menjamin keadilan dan perilaku masyarakat yang positif dalam upaya peningkatan jaminan keadilan, seperti: a. fakta tentang ketidakadilan dalam masyarakat dan kebijakan yang berkaitan dengan keadilan c. Pantau pekerjaan lembaga yang bertanggung jawab untuk memastikan keadilan

E) Mengkritik prosedur yang tidak adil dan mencari solusi untuk menjamin keadilan f. Biasakan bertindak adil terhadap keluarga, masyarakat dan lingkungan kerja.

Berikan Contoh Sikap Keterbukaan Dan Keadilan Di Lingkungan Keluarga Sekolah Dan Masyarakat

Agar situs web ini berfungsi, kami merekam dan membagikan data pengguna dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menyetujui Kebijakan Privasi kami, termasuk Kebijakan Cookie kami. Pasar terbuka, tidak tertutup. Itu ditemukan. Tidak terbatas pada orang-orang tertentu saja. multiple reality Memungkinkan ketersediaan informasi yang tersedia

READ  Cara Menambah Storage Google Drive

2 Pengertian keadilan : tidak berat sebelah, tidak memihak, berpihak pada kebenaran, berpihak pada kebenaran, tidak boleh sewenang-wenang, jadi menurut keadilan : berurusan dengan seseorang menurut haknya, hak asasi manusia. kebajikan karena ia secara sadar mengakui hak-hak orang lain

Frans magnis Suseno, keadilan merupakan salah satu prinsip dasar moral untuk memberikan perlakuan yang sama dan menghormati hak semua pihak. b. Menurut The Liang Gie, keadilan itu menurut teori keadilan. Ciri-ciri keadilan adalah: 1. tidak memihak 2. memiliki hak yang sama 3. legal 4. legal 5. benar/adil 6. masuk akal secara moral/adil 7. benar secara moral/adil

A) Keadilan timbal balik/semua sama b Keadilan distributif/berdasarkan pelayanan c. Keadilan alam / menurut hukum alam d Peradilan adat / aturan yang ada e. Koreksi keadilan/reputasi baik 2. Thomas Hobbes; keadilan sesuai dengan kesepakatan ini

Era Keterbukaan Berpikir, Kaum Muda

3. Menurut Prof. Dr Notonagoro SH; Keadilan timbal balik b Keadilan distributif c. keadilan alam d. peradilan konvensional e. upaya hukum f. Legalitas/keadilan hukum 4. Menurut Plato; a) Keadilan moral/harmonisasi hak dan kewajiban b Keadilan prosedural/prosedur yang ada

6 5. Menurut Prof. Noohamijoyo; Justitia commutativa / exchange b Justitia distributive / distributif c. Justitia vindicativa / proporsional d Justitia kreatif / hak cipta e. Legalitas / justitia hukum

Perkuat persatuan dan kesatuan Tingkatkan kepercayaan masyarakat Tingkatkan partisipasi masyarakat Salah satu syarat negara demokrasi Pemerintah yang bertanggung jawab Hindari kesalahpahaman Dialog Ciptakan kontrol sosial Hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pemerintah

Menurut Ketetapan MPR Nomor: XI/MPR/1998 dan UU No.: 28 Tahun 1999 yaitu: Asas kepastian

Manajemen Dalam Islam (paradigma Managemen Dalam Al Qur’an Ah Sunnah)

Kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, berbangsa dan bernegara, makalah kehidupan berbangsa dan bernegara, empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara pdf, buku empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, pentingnya keterbukaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, contoh sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, etika kehidupan berbangsa dan bernegara, pendidikan pancasila dalam hubungannya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sikap keterbukaan dan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *