Lompat ke konten
Home » Satuan Kekentalan Minyak Pelumas Adalah

Satuan Kekentalan Minyak Pelumas Adalah

  • oleh

Satuan Kekentalan Minyak Pelumas Adalah – BAB III. Universitas Sumatera Utara MULAI FILL LUBRICANT OIL TEST CONTROLLED Study SAEE 20 / 0 SAE 15W/40 NO.

Download “BAB III. Universitas Sumatera Utara MULAI LENGKAP UJI OLI PELUMAS LENGKAP TUDO SAEE 20 / 0 SAE 15W/40 OLI PELUMAS NO”

Satuan Kekentalan Minyak Pelumas Adalah

1 BAB III METODE TUGAS 3.1. Penelitian dimulai studi literatur oli LIHAT 15W / 40 Wiee I Olie-Oli-Wieed RPUS I ABIOTION COOLOS PADA FINAL BOOLI 1750 RPM Set 25 RPM untuk merekam analisis data HASIL DATA LENGKAP Gambar 3..1 Diagram akhir percobaan 45

Tingkat Kekentalan Oli? Ini Arti Kode Viskositas Sae Pada Oli Mesin

2 3.2 Variabel uji Dalam pengujian ini, variabel uji yang tidak diperoleh karakteristik tekanan dari bantalan geser adalah viskositas minyak pelumas (t) dan kecepatan putaran poros (). 3.3 Pengujian Penyimpanan dilakukan di Laboratorium Mekanika Fluida Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik. Peralatan yang digunakan adalah TM25 Glide Bearing Test Equipment yang diproduksi oleh TecQuipment Ltd, Inggris. Dimensi Alat Uji Meluncur adalah sebagai berikut: Dimensi Alat Uji: 990 mm x 970 mm x 2850 mm dan 68 kg Kondisi pengoperasian: Pada suhu antara +5 C hingga +40 C Pada kelembaban relatif minimal 80% pada suhu < 31 C dan 50 C % pada suhu 40 C. Catu daya: Fase tunggal 230 V AC, 50 Hz atau 110 V AC, 60 Hz. Spesifikasi Bantalan Geser: Diameter jurnal Diameter bantalan Lebar sebenarnya Lebar penuh : 50 mm : 55 mm : 70 mm : 80 mm Volume oli per bantalan : 65,5 cm 3 46

3 Gambar 3.2 Peralatan Uji Meluncur TecQuipment TM25 Gambar 3.3 Tampilan gabungan dari peralatan uji meluncur TM25 47

4 Gambar 3.3: A B C D E F H I : Poros/jurnal : Poros penggerak motor : Sliding bearing : Karet fleksibel diafragma : Insulating bowl : Indikator timbangan G : Rangka tetap : Beban : Load bar Alat uji TM25 memiliki bantalan dan papan akrilik – manometer, sehingga tekanan minyak pelumas pada bantalan dapat terlihat dengan jelas. Poros motor penggerak dan jurnal memiliki keliling yang sama. Perangkat ini juga dilengkapi dengan rangkaian kecepatan variabel di unit kontrol dan sensor kecepatan di dalam mobil untuk melakukan eksperimen pada kecepatan yang berbeda. Pada bantalan terdapat 16 (enam belas) titik pemeriksaan untuk mengukur besarnya tekanan pada bantalan geser. Dua belas titik disusun mengelilingi bantalan, masing-masing membentuk sudut 30, yaitu titik pengamatan bernomor 3, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, dan 16 Saat ini, empat titik. berada pada arah aksial (lebar pembawa), yaitu titik 1, 2, 4 dan 5. Titik 3 juga dapat dianggap sebagai arah aksial (lihat Gambar 3.3). Setiap titik uji dihubungkan ke tabung pada papan manometer dengan tabung plastik fleksibel, sehingga distribusi tekanan di sekitar bantalan adalah 48.

READ  Cermati Layanan Hosting Yang Disediakan Cara Hosting Pada Layanan Tersebut

5 dapat dilihat pada manometer. Pada papan manometer terdapat 16 pipa/tabung yang menunjukkan nilai tekanan pada masing-masing level tersebut, dan nilai tersebut dalam mm oli. 3.4 Pengisian dan pemanasan minyak pelumas Peralatan uji geser TecQuipment TM25 memiliki reservoir untuk minyak pelumas. Reservoir dihubungkan oleh dua saluran sebagai saluran masuk untuk melumasi oli pada bantalan. Reservoir juga dilengkapi dengan pompa untuk membuka dan menutup aliran minyak pelumas ke bantalan. Sebelum melakukan uji tegangan, enam belas titik uji harus sama untuk ekivalensi tegangan. Caranya dengan menyalakan pompa untuk menambahkan minyak pelumas. Selama pengujian, gelembung udara harus dihilangkan agar tidak terjadi kesalahan dalam pembacaan tekanan. Cara lain adalah dengan memanaskan atau memanaskan. Pemanasan dilakukan dengan menghidupkan mesin dan meningkatkan kecepatan putaran secara bertahap hingga 2000 rpm, kemudian berhenti hingga satu jam. Setelah satu jam kecepatan putaran dikurangi menjadi stabil pada 1000 rpm selama kurang lebih 10 menit. 3.5 Pengujian Karakteristik (Distribusi Tegangan) Sliding Bearing Pengujian untuk mengetahui karakteristik karakteristik sliding ini menggunakan oli pelumas SAE 15W/40 dan oli pelumas SAE 20W/50. 49

Pdf) Otomatisasi Pengukuran Koefosien Viskositas Zat Cair Menggunakan Gelombang Ultrasonik

6 Pada percobaan ini ditentukan lima variabel putaran yaitu : 1000 rpm, 1250 rpm, 1500 rpm, 1750 rpm, 2000 rpm. Putaran poros diatur searah jarum jam (searah jarum jam). Setelah pemanasan (warming up), maka putaran poros disetting pada kecepatan rendah untuk menguji putarannya yaitu 1000 rpm, kemudian dibiarkan stabil pada putaran tersebut selama 10 (sepuluh) menit, kemudian dilakukan pembacaan . dari papan manometer. Begitu juga putaran 1250, 1500, 1750 dan 2000 rpm untuk masing-masing oli pelumas. 3.6 Uji Viskositas Oli Uji kekentalan oli pelumas pada pengujian ini menggunakan viskometer bola jatuh menurut Hoeppler merk HAAKE Fissons buatan Jerman yang berlokasi di Advanced Physics Laboratory Universitas Sumatera Utara. Pengujian viskositas dilakukan pada suhu 28 C dan 40 C. Namun dalam analisis nilai viskositas digunakan data uji pada suhu 40 C, karena suhu operasi peralatan bantalan antara 40 C. Menurut manual HAAKE Fissons, uji kekentalan ini sesuai dengan standar DIN Gambar 3.4 viskometer bola jatuh merk Hoepper HAAKE FISSON 50

READ  Who Is Your Hosting Provider

7 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Data Uji Viskositas Oli Pelumas Berikut adalah hasil pengujian viskositas oli pelumas yang dilakukan di Laboratorium Kontinuitas Fisika Fakultas MIPA Universitas Sumatera Utara. Seperti yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya, pengujian viskositas pada penelitian ini menggunakan viskometer bola jatuh menurut Hoeppler. Tabel 4.1 Data hasil pengukuran massa minyak pelumas. Bahan Oli Pelumas Oli Pelumas SAE 15W/40 Oli Pelumas SAE 20W/50 Oli Pengukuran Volume (cm 3) Berat Pengukuran (gram) , ,33 Tabel 4.2 Data Hasil Pengukuran Viskositas SAE 15W/40 dan SAE 20W 20W Menggunakan Viskometer Oli Pelumas Bola jatuh menurut Hoeppler pada suhu 40 o. Bahan Waktu Jatuh Bola Baja, t (detik) Oli Pelumas SAE 15W/40 tl t t 2 t 3 t4 t5 t6 t7 t8 t9 t10 t 21, 72 21, 9 21, 41 21, 72 22 41, 44 20, 40 21, 70 21, 67 21, 522 Oli Pelumas SAE 20W/50 24, 17 24, 2 23, 45 23, 40 23, 55 24, 12 23, 60 42, 3, 3, 61 51 765

8 4.2 Analisis Hasil Uji Viskositas Oli Pelumas Pengujian Viskositas Oli Pelumas Analisis dilakukan pada data hasil pengujian dengan temperatur 40 o C. Rumus yang digunakan untuk menghitung viskositas oli adalah : t. ( ).K Dimana: 1 = Massa bola uji (gram/ cm 3) 2 = Massa minyak pelumas (gram/ cm 3) t = Waktu rata-rata jatuhnya bola baja (sekon) K = Konstanta bola baja (gram) = Viskositas dinamis (cp) (Sumber: Fisika untuk universitas edisi 7 volume 1) I. Oli Pelumas SAE 15W/40 1 t oli. ( ).K = 21, 522. ( 7, 7 0, 7930 ). 12, 54 = (21, 522 dtk). (6, 907gr/cm 3). (12.54gr) = 1864.07 cp II. Oli Pelumas Oli SAE 20W/50 1 t. ( ).K = 23, 765. (7, 7 0, 8033). 12, 54 = (23.765 detik).( 6.8967gr / cm 3). (12, 54gr) = 2055, 30 cp 52

9 4.3 Data Uji Distribusi Tekanan Pengujian distribusi tekanan pada bantalan geser dilakukan di Laboratorium Teknik Fluida, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik. Peralatan yang digunakan adalah TM25 Glide Bearing Test Equipment yang diproduksi oleh ‘TecQuipmen Ltd, Inggris. Data pembacaan tekanan pada papan pengukur glider TecQuipment TM25 menggunakan oli pelumas SAE 15W/40 dan oli SAE 20W/50. Perlu diketahui bahwa titik 1, 2, 3, 4 dan 5 berada pada arah aksial (lebar bantalan). Sedangkan distribusi tegangan di sekitar lingkaran (tujuan utama pelajaran ini) ditunjukkan oleh poin tes 3, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, dan 16. Setiap titik orientasi . sudut atau membuat sudut Data Distribusi Tegangan untuk Setiap Level Pengujian Bantalan Geser Menggunakan Oli Pelumas SAE 15W/40 dan SAE 20W/50 Enam belas titik uji pada instrumen bantalan geser TecQuipment TM25 menunjukkan distribusi tegangan yang terjadi di sekitar bantalan geser. Yang diamati pada manometer adalah perubahan kadar minyak pelumas pada papan manometer akibat adanya tekanan di sekitar bantalan, sehingga data yang diperoleh adalah kenaikan kadar minyak dalam mm minyak, sehingga perlu dicari nilainya . Tegangan yang terjadi di sekitar bantalan: 53

READ  Apa Itu Paket Data Roaming

Komponen Sistem Hidrolik

10P = . g. (hl- h2) Dimana: P = tekanan (Pa) = densitas minyak pelumas (kg/m 3 ) g = gaya berat (9,81 m/s 2 ) h 1 = tinggi permukaan minyak dilihat (m) h1 = tinggi awal permukaan minyak pada manometer (m) (Sumber: Analisis karakteristik baret geser terhadap minyak pelumas, tugas sarjana, jurusan teknik mesin USU, Medan 2003). Pada tahap 1. Menggunakan oli pelumas SAE 15W / 40 rpm 1000 rpm P = .81 (0, 740-0, 6) = .81. 0, 14 = 1089, 1 Pa Menggunakan oli pelumas SAE 20W/50 rpm 1000 rpm P = 803, 3. 9, 81 (0, 870-0, 6) = 803, 3. 9, 81. 0, 27 = 2127 , 7 Pa Dengan cara yang sama, nilai tekanan rotasi masing-masing poros di daerah uji dalam satuan Pascal akan ditemukan. Hasilnya diberikan pada Tabel 4.7 dan Tabel 4.8 di bawah ini. 54

11 Tabel 4.3 Data Pembacaan Pengukur Tekanan dan Distribusi Cetak untuk Plain Bearing Menggunakan Kecepatan Poros Minyak Pelumas SAE15W/40​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​​dengan gerbang

Minyak pelumas untuk transmisi manual yang baik adalah, salah satu penyebab tekanan minyak pelumas rendah adalah, aliran minyak pelumas pelumasan pada mesin adalah, kekentalan minyak pelumas yang digunakan untuk mesin umumnya adalah, satuan kekentalan pelumas, kekentalan minyak pelumas yang digunakan untuk mesin umumnya, ukuran kekentalan minyak pelumas, kekentalan minyak pelumas yang digunakan untuk mesin sepeda motor adalah, kekentalan minyak pelumas, minyak pelumas yang digunakan pada motor bensin tingkat kekentalannya adalah, satuan kekentalan oli, satuan kekentalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *