Home » Sejarah Fungsi dan Jenis Hosting

Sejarah Fungsi dan Jenis Hosting

  • oleh

Sejarah Fungsi dan Jenis Hosting – Mungkin banyak diantara pengguna internet, masih asing dengan istilah hosting dalam website. Hosting ibarat rumah bagi sebuah website. Sehingga, bagian merupakan bagian terpenting yang tidak bisa dipisahkan.

Sebuah platform dapat menampilkan sebuah informasi karena adanya sebuah host. Hosting merupakan suatu layanan penyimpanan data atau tempat menjalankan suatu aplikasi dengan memiliki pusat disebut server.

Hosting dapat diakses melalui internet dan dapat dilihat secara umum. Semua informasi tersebut tersimpan dalam sebuah penyimpanan data disebut sebagai data center atau pusat data.

Pemilik website banyak menggunakan jasa web hosting untuk mengembangkan situsnya. Selain itu, akan lebih baik dan maksimal jika dibandingkan dengan pengelolaan perseorangan.

Layanan ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya website dengan tujuan sebagai penyimpanan dapat melalui port http, untuk transfer dapat menggunakan FTP, Email sebagai pusat data email hingga VPN.

Sejarah Hosting dalam Website

Pada awal tahun 1990an terdapat pembatasan sehingga mewajibkan perusahaan harus memiliki server web sendiri. Ini dimaksudkan untuk menyimpan semua data dengan tujuan untuk dipublikasi ke ranah publik.

Namun, akibat dari pembatasan tersebut mulai memunculkan layanan web host. Web hosting yang ada saat ini tidak semahal dulu. Pada tahun 1991 ketika web mulai dikenalkan, pada saat itu juga banyak menggunakan layanan ini.

Hal ini karena pada saat tersebut beberapa perusahaan belum memiliki perangkat yang memadai dan kemampuan yang cukup akan hal ini. Inilah yang menyebabkan banyaknya penggunaan layanan ini.

Jika dulu layanan ini hanya digunakan perusahaan-perusahan, Sejarah Fungsi dan Jenis Hosting saat ini web hosting sudah bisa dimiliki secara individu. Jenisnya dapat dipilih berdasarkan kebutuhan penggunaannya.

Fungsi Hosting

Fungsi pertama yakni untuk membuat halaman website yang berisi informasi-informasi dan dokumen. Fungsi ini merupakan fungsi paling utama. Host akan menampilkan alamat website di mesin pencarian.

Kedua adalah mengembangkan bisnis. Sebagian besar pebisnis saat ini telah beralih ke ranah online. Penggunaan ini untuk sebuah informasi tentang produk akan memudahkannya untuk dibaca mesin pencari.

Membantu membuat email profesional. Email profesional atau email perusahaan atau biasa juga disebut domain. Dengan memiliki domain sendiri, bisnis anda akan tampak lebih profesional.

Melindungi website dari berbagai serangan malware. Anda tentu saja tidak ingin website yang sudah anda rintis dengan susah payah dapat rusak karena serangan malware. Inilah yang memiliki fungsi untuk melindungi situs web anda.

Jenis-jenis Hosting

Setelah mengetahui pengertian, sejarah dan fungsinya, selanjutnya adalah informasi mengenai jenis-jenisnya.

Cloud Based Hosting terdiri dari kumpulan server yang saling berkaitan dan dapat menggantikan fungsi server lainnya. Ketika suatu server mengalami kendala seperti tidak bisa diakses, maka halaman akan menuju ke server lainnya.

Dedicated Hosting dapat dikatakan sebagai penggunaan esklusif. Server ini hanya dimiliki oleh satu orang. Dengan jaminan keamanan tingkat tinggi serta pengunaan yang lebih fleksibel.

Shared Hosting terdiri dari kumpulan beberapa website yang menggunakan satu server yang sama. Kelebihan utama yang dimiliki oleh jenis ini adalah harganya yang cukup murah. Namun, penggunaan satu server yang sama bisa menyebabkan adanya tumpang tindih.

Vps dapat dikatakan sebagai campuran dari kedua layanan sebelumnya. Fungsi VPS dapat menggunakan fungsi Dedicated, namun harganya cukup terjangkau seharga shared hosting.

Server akan menampilkan informasi pada saat pengguna mengetikkan domain dalam mesin pencari. Hosting dalam website yang berfungsi untuk menerima perintah tersebut www.hostingterbaik.net.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.