Lompat ke konten
Home » Toko Sepeda Di Banda Aceh

Toko Sepeda Di Banda Aceh

  • oleh

Toko Sepeda Di Banda Aceh – Banda Aceh – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh telah memberitahukan Jalan Pak Hasan yang menempatkan barang-barangnya atau keperluan rumah tangga di Kawasan Perbatasan (GSB) tempatnya berbisnis.

Direktur Dinas Lalu Lintas Kota Banda Aceh Dr Muzakkir Tulot, dari pengawas Parkir M.Si, Mahdani, SE, mengatakan, peringatan tersebut dikeluarkan karena pihaknya mengurangi lahan parkir sehingga dapat mengganggu arus lalu lintas.

Toko Sepeda Di Banda Aceh

“Banyak orang yang mengeluh karena letak produk tersebut membuat tempat parkir menjadi sempit, sehingga sangat mempengaruhi lalu lintas karena ditempatkan di jalan. Akibatnya, di tempat parkir yang sempit, pengemudi memarkir mobilnya di badan jalan sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas. arus lalu lintas,” kata Mahdani, Sabtu (25/9/2021) melalui sambungan telepon.

Menengok Gaya Bersepeda Di Negeri Syariat Islam

Kini Mahdani mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan himbauan dan peringatan kepada para pengusaha untuk tidak menjual barang atau perlengkapan rumah tangga di GSB Mall.

Pasalnya, memasarkan barang dalam banyak hal merupakan perampasan dan penguasaan hak publik pemilik usaha, sehingga telah melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku berdasarkan Undang-Undang (Perwal) Walikota Banda Aceh Nomor 44. 2010 tentang standar desain bangunan di Kota Banda Aceh.

“Perwal Kota Banda Aceh nomor 44 tahun 2010 pasal 19 ayat 1 menyebutkan teras depan rumah bisa diletakkan di atas GSB dengan ketinggian maksimal 2 meter atau menyatu dengan teras rumah yang sudah ada,” ujarnya. .

Jadi Klausul 20(1) menjelaskan bahwa area GSB tidak sah untuk penggunaan pekerjaan apa pun kecuali untuk pejalan kaki dan parkir dan Klausul 3 mengatakan bahwa bagian depan gedung di area GSB. Area rumah tidak boleh ditambah dengan cara apa pun.

Jual Sepeda Gunung Polygon Xtrada 8 27.5

Mahdani menambahkan, ke depan di kawasan GSB pertokoan dan di pinggir jalan umum yang direncanakan parkir akan direncanakan akses dan parkir umum karena penggunaan GSB yang tidak tepat. pekerjaan tersebut akan sangat mempengaruhi pengguna jalan, ketertiban dan keterbatasan tempat parkir umum.

Untuk itu Mahdani berharap dapat menjalin kerjasama yang baik dengan para pemilik usaha untuk pemesanan dan tempat parkir bagi pengendara di Kota Banda Aceh. Selasa 21 Juli 2020. (Foto: /Vinda Eka Saputra)

A atau Covid-19, tidak terkecuali Aceh, minat masyarakat Aceh untuk berwisata sangat tinggi, para pemudik dari berbagai latar belakang, seperti anak-anak, remaja, lansia dan lanjut usia. Ini bukan hanya untuk laki-laki tetapi sekarang sudah banyak wanita yang mulai menyukai permainan ini.

Minat pesepeda yang meningkat juga berimbas pada penjualan sepeda bekas di Aceh. Demikian dikatakan Ahmad dan Ani, pasangan suami istri penjual sepeda bekas di Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Mereka menjual berbagai jenis dan ukuran sepeda, mulai dari sepeda santai dan fitnes, serta sepeda anak-anak hingga sepeda dewasa.

READ  Who Is The Best Web Hosting Company

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Banda Aceh Lepas Gowes Aceh Cycling Women

Ani mengatakan, sepeda yang mereka jual merupakan sepeda bekas yang sudah rusak kemudian diperbaiki agar bisa digunakan kembali menjadi sepeda baru. “Ya kita beli rongsokan dulu, ada yang tanpa ban, ada yang tidak

Dahulu, ia dan suaminya biasa berjualan sepeda bekas di desa yang jauh dari pusat keramaian, sehingga sepeda bekas yang dijualnya langka karena tidak banyak orang. tahu tentang mereka.

Jadi orang lewat, kadang banyak juga orang dari Medan yang kebetulan datang ke sini untuk beli sepeda,” kata Ani.

Menurut Ani, mahalnya harga sepeda baru menjadi salah satu alasan warga ingin membeli sepeda bekas yang murah dan terjangkau. Sepeda yang digunakan Ani dan suaminya berasal dari warga sekitar yang menjual sepedanya karena rusak dan tidak layak pakai, namun di tangan Ani dan suaminya, sepeda tersebut dapat dimodifikasi dan disesuaikan agar dapat digunakan dan dijual. .

Kisah Penjual Sepeda Bekas Di Aceh: Berlimpah Rezeki Karena Pandemi

“Biasanya kita beli dari orang yang hidup sekilo, kita beli empat ribu, rata-rata tiap sepeda beratnya 15 kilo dan sekitar 17 kilo tergantung besar berapa,” kata Ani.

Harga sepeda bekas dipatok kemudian dijual dengan harga berbeda-beda mulai dari Rp. 100 ribu Rp. 700 ribu rupiah tergantung jenis sepeda dan ukuran sepeda. “Alhamdulillah di masa wabah ini banyak sepeda yang laris manis. Sepeda BMX paling best seller,” ujarnya.

Sementara itu, suami Ani Ahmad yang berprofesi sebagai montir memperbaiki sepeda yang dibeli dari warga mengatakan, proses perbaikan sepeda membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari untuk memperbaiki dan memperbaharui hingga dapat digunakan kembali. “Karena ada tiga orang yang bekerja di sini, tiga atau empat sepeda bisa diselesaikan setiap hari,” ujarnya.

Sepeda bekas, seperti sepeda, velg sepeda dan barang lainnya dengan harga lebih murah dari yang biasa dijual di toko sepeda. Katanya: “Penjualan sepeda bekas ini inisiatif sendiri karena daripada ditaruh di rumah, kita coba perbaiki dan taruh di sini dan alhamdulillah ada pendukungnya,” ujarnya.

Patroli Bersepeda, Personel Sat Samapta Polres Lhokseumawe Telusuri Gang Sempit

Ahmad menambahkan, untuk memperbaiki sepeda yang rusak dan tidak layak pakai harus memiliki keterampilan yang cukup karena setiap sepeda memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. []

READ  Di Bawah Ini Yang Merupakan Sumber Dari Protein Nabati Adalah

Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh menangkap sekelompok ibu-ibu bersepeda berbaju lucu di Banda Aceh.

Mesin baru Juuli, perusahaan dinilai bersalah mendorong anak muda untuk vaping MULABOH,- Di tengah penyebaran Covid-19 di seluruh Indonesia, gaya hidup masyarakat juga perlahan mulai berubah. hidup Sehat. Salah satu gaya hidup sehat yang menjadi tren populer saat ini adalah bersepeda. Selain banyak manfaat bersepeda, bersepeda juga dapat mengurangi stres dan kecemasan. Aceh adalah daerah di mana banyak orang sudah mulai bersepeda di jalan raya.

Umumnya para bikers di Aceh sering terlihat berkelompok pada sore atau dini hari ketika hari libur tiba. Bukan berarti kalau tidak punya sepeda tidak bisa ikut bersepeda, ternyata di Meulaboh sudah ada dealer sepeda yang menawarkan jasanya dan kini kebanjiran pesanan.

Transit Tangse Gelar Gowes Tour De Blang Pandak

Salah satu pengusaha tersebut adalah Fajar Oza Pratama (27), yang tinggal di Gampong Seunebok, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Menawarkan jasa sewa sepeda yang bisa disewa per jam, harian atau mingguan dengan harga mulai dari Rp. 4 ribu – Rp. hanya 170.000.

Berawal dari kegemarannya bersepeda dan mengunggah jepretan iseng, ia mendapat banyak tanggapan positif dari teman-temannya yang meneruskan ide membuka sepeda kerja. Fajar telah menjalankan perusahaannya sejak Februari 2019 dengan total 35 unit sepeda, mulai dari berbagai jenis sepeda gunung hingga sepeda lipat.

– Setahu saya di Meulaboh saya membuka usaha ini untuk diri saya sendiri dan sebelum dan selama wabah, alhamdulillah 100% kekurangan sepeda untuk kebutuhan pelanggan, kata Fajar.

Ia menambahkan, sepeda tersebut hanya tersedia untuk orang dewasa dan prosesnya sangat sederhana. Pelanggan bisa datang langsung ke alamat di Jalan Bungong Jaroe, Seneubok atau kirim pesanan via WhatsApp atau telepon terlebih dahulu agar tidak kehabisan.

Trend Sepeda Di Tengah Pandemi, Dua Pengusaha Di Meulaboh Ini Kebanjiran Orderan

“Kalau jaminan KTP tiap hari ambil, tapi kalau lewat satu jam biasanya motornya ditinggal di rumah dan kalau ada kerusakan itu tanggung jawab penyewa,” pungkas Fajar.

Berbeda dengan Fajar, pasangan bernama Rudi (46) dan Anis (46) ini memiliki usaha sepeda yang berlokasi di sepanjang jalan Meulaboh-Tapaktuan di Gampong Gunong, Kleng, Kabupaten Meureubo, Aceh Barat. Bagi anda yang tidak memiliki budget lebih untuk membeli sepeda baru yang harganya bisa mencapai jutaan, anda bisa datang ke sini untuk melihat-lihat.

READ  Benih Pepaya California Yang Bagus

Banyak rombongan pembeli di tempatnya dan mereka datang tidak hanya dari Aceh Barat tapi juga dari Aceh Barat bahkan ada yang dari Sumatera Utara yang kebetulan melintas di jalan tersebut. Perusahaan yang belum genap satu tahun ini merupakan ide dari suaminya yang sudah memulai pekerjaan lain.

“Alhamdulillah saat wabah global, penjualan meningkat 20 persen, mungkin karena harga di sini murah,” kata Rudi saat ditemui di perusahaannya.

Pemko Banda Aceh Rencanakan Pembangunan Pelataran Parkir Jalan Sri Safiatuddin

Tersedia banyak jenis sepeda mulai dari sepeda anak-anak hingga sepeda dewasa dengan harga mulai dari Rp. 150.000 – Rp. 1 juta. Ia mendapatkan sepeda bekas dari kolektor yang membelinya dengan harga sekitar Rp. 4 ribu per kilo dan tangan mereka berubah menjadi yang baru.

“Masih banyak pembeli yang datang dan langsung membayar dengan harga murah, meski motornya belum diperbaiki, tapi karena melihat dan suka, langsung dapat,” kata Anis.

Toko yang menghidupi dua anak dan satu karyawan ini buka dari pagi hingga sore hari pukul 08.30. Selain menjual sepeda bekas, pelanggan dapat memperbaiki sepeda di lokasi masing-masing, dan waktu produksi dari setengah jam hingga sehari, tergantung kerusakannya, dengan harga yang terjangkau.

Jadi buat kamu yang tidak punya sepeda tapi ingin bersepeda, kamu bisa memilih salah satu pilihan ini. Anda dapat menyewa sepeda atau membeli dan memperbaiki sepeda bekas Anda dengan harga terjangkau. Banyak sepeda dijual di Istana Sepeda, Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh, Rabu (06/01/2020). (Foto:/Muhammad Fadhil)

Menperin Minta Komponen Sepeda Digarap Di Dalam Negeri

Atau Covid-19. Hal ini nampaknya menjadi konfirmasi dari banyak pemilik toko sepeda di Kota Banda Aceh dan kawasan Aceh Besar.

Salah satu toko sepeda yang ada di kota Banda Aceh adalah Istana Sepeda. Karyawan Hasan, 31 tahun, mengatakan, jumlah orang yang membeli sepeda di tempat kerjanya meningkat selama pandemi Covid-19. Direnovasi

Toko komputer di banda aceh, toko laptop di banda aceh, toko sepeda banda aceh, toko furniture di banda aceh, toko gitar di banda aceh, toko disewakan di banda aceh, toko jam di banda aceh, toko ponsel di banda aceh, toko dijual di banda aceh, toko bunga di banda aceh, toko boneka di banda aceh, toko hp di banda aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *