Lompat ke konten
Home » Universitas Di Malaysia Yang Banyak Orang Indonesia

Universitas Di Malaysia Yang Banyak Orang Indonesia

  • oleh

Universitas Di Malaysia Yang Banyak Orang Indonesia – Hubungan antara Indonesia dan Malaysia terkadang manis dan asam. Ketika keduanya tidak cocok, itu mempengaruhi kehidupan negara dan rakyatnya. Rumitnya hubungan kedua negara tidak membuat saya mencari gelar yang lebih tinggi di negara tetangga, Malaysia. Tidak dapat dipungkiri bahwa Malaysia dan Indonesia sebenarnya adalah dua negara tetangga yang memiliki bahasa, budaya, ras, agama, bahkan sistem sosial yang sama yang diterapkan dalam kehidupan sosial mereka.

Keputusan untuk pindah dan belajar di Malaysia penting bagi saya di sekolah menengah. Bagi saya, belajar di luar negeri akan memberikan manfaat yang lebih besar untuk karir ke depan atau jaringan kontak yang lebih luas. Saat ini saya kuliah di International Islamic University of Malaysia (IIUM).

Universitas Di Malaysia Yang Banyak Orang Indonesia

Sejak pindah dan belajar di Kuala Lumpur, persepsi positif dari beberapa teman dan tetangga berkurang, mis.

Universitas Terbaik Di Malaysia

Karena banyak pendapat yang kurang tepat, berikut saya akan sampaikan beberapa fakta yang mungkin sedikit diketahui oleh anak-anak Indonesia tentang indahnya belajar di Malaysia.

Dibandingkan dengan Indonesia, Malaysia sangat Islami dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Di IIUM sendiri, nilai-nilai Islam sangat melekat dalam kehidupan kampus. Contohnya adalah budaya ujian di kampus. Saya tidak mengalami budaya menyontek yang saya temui selama belajar di Indonesia di IIUM. Semua

Cukup tulis kata-kata, “Saya mungkin tidak melihat Anda, tetapi Tuhan pasti melihatnya” di layar lebar di depan kelas atau

. Selain itu, mahasiswa laki-laki dan perempuan tidak diperbolehkan sendirian di setiap sudut kampus, sementara perhatian khusus diberikan agar teman-teman merasa nyaman di kampus. Jika siswa laki-laki dan perempuan hanya bersama

Pekerja Migran Indonesia Diwisuda Di Universitas Terbuka Malaysia

Di kampus, kemudian diadili dan dihukum sesuai dengan peraturan kampus dan akidah Islam. Juga wajib bagi semua siswa perempuan untuk mengenakan jilbab. Dengan aturan yang sama, mahasiswi non-Islam juga diwajibkan mengenakan hijab. Bahkan tak jarang, banyak di antara mereka yang akhirnya masuk Islam dan sebagian besar adalah mahasiswi asal Tiongkok.

Kenyamanan hidup di negara Islam seperti Malaysia menarik banyak orang asing untuk tinggal dan berkeluarga di Malaysia. Misalnya, jumlah mahasiswa internasional yang belajar di kampus saya lebih dari 45% mahasiswa. Kebanyakan dari mereka adalah imigran dari Timur Tengah, Eropa, Amerika, India, Jepang, Bangladesh, Rusia, China, dan juga Indonesia. Oleh karena itu, suasana belajar dan bersosialisasi sangat beragam. IIUM sendiri merupakan satu-satunya kampus negeri di Malaysia yang memiliki proporsi mahasiswa asing terbanyak dibandingkan perguruan tinggi negeri lainnya.

Kehidupan global IIUM telah menarik perhatian banyak pihak luar untuk terus menyerukan kerjasama di bidang pengembangan sumber daya manusia. Misalnya, setiap tahun pemerintah Afghanistan mengirimkan sekitar 300 pemuda untuk belajar di IIUM. Selain itu, pemerintah Palestina juga memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa Palestina untuk belajar di IIUM setiap tahunnya. IIUM dimaksudkan untuk mewujudkan karakter pemimpin yang arif dan Islami.

READ  Apa Yang Dimaksud Dengan Akuntansi Keuangan

Dari sisi prestasi di tingkat internasional, banyak mahasiswa IIUM yang berhasil mencatatkan namanya sebagai juara di berbagai kejuaraan dunia. Contohnya adalah seorang pemuda asal Malaysia yang berhasil menjadi “pendebat terbaik se-Asia” pada tahun 2015 bernama Syed Saddik Syed Abdulrahman. Ia adalah seorang pemuda yang tidak hanya berhasil memberikan pengaruh pada kehidupan kampus IIUM, tetapi juga berhasil memberikan pengaruh pada kehidupan politik di Malaysia. Pasalnya, selain mahasiswa IIUM, ia juga anggota salah satu partai politik di Malaysia.

Nomor Satu Ada Di Indonesia, Ini Daftar 50 Universitas Islam Terbaik Dunia!

Perkembangan Malaysia yang pesat di segala sektor menjadikan Malaysia sebagai salah satu negara yang warganya dapat menguasai 3 bahasa yaitu bahasa Melayu, Inggris dan Arab. Bahasa Melayu dianggap sebagai bahasa utama sekaligus bahasa resmi pemerintah, dan bahasa Inggris dan Arab untuk sektor pendidikan. Untuk kuliah di universitas di Malaysia juga harus menggunakan skor TOEFL atau IELTS, karena hampir semua universitas di Malaysia sudah menggunakan bahasa Inggris dan (sebagian) bahasa Arab. Padahal, kebijakan menteri pendidikan Malaysia yang baru adalah mewajibkan semua jenjang pendidikan di Malaysia, dari SD hingga S3, menggunakan bahasa Inggris. Jadi meskipun bahasa resmi mereka adalah bahasa Melayu, jika mereka memilih untuk belajar di Malaysia, mereka akan tetap menggunakan bahasa Inggris. Akibatnya, sifat lingkungan belajar internasional terasa.

Di IIUM sendiri, karena besarnya proporsi mahasiswa asing dibandingkan dengan mahasiswa Malaysia, bahasa Inggris dan Arab harus digunakan dalam kehidupan kampus dan kehidupan sehari-hari. Sebagai tambahan informasi, jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia sebagian besar adalah mahasiswa IIUM. Bahkan, berdasarkan survei PPI Malaysia, PPI-IIUM merupakan PPI dengan jumlah anggota terbanyak dibandingkan PPI dari universitas lain di Malaysia. Saat ini total anggota PPI-IIUM dari tingkat Foundation hingga PhD berjumlah sekitar 900 mahasiswa.

Angkutan umum murah dan nyaman di Malaysia menjadi salah satu penyebab rendahnya tingkat kemacetan di ibu kota negara, Kuala Lumpur. Misalnya, Anda hanya perlu membayar RM1 untuk naik Rapid KL sekali jalan atau sekitar RM1-3 untuk menyeberang LRT dan

, tergantung jarak tempuh. Jadi, sebagai mahasiswa, harga ini sudah sangat terjangkau. Bahkan kita juga bisa membeli tiket travel khusus pelajar atau mahasiswa yang sering disebut dengan “mahasiswa mirapid”, dengan potongan harga hingga 50%. Kartu ini berlaku untuk semua perjalanan, baik itu RapidKL, LRT, BRT (Bus Rapid Transit), Sunway Line, hingga layanan bus. Dengan diskon besar ini, kita pasti bisa berhemat untuk perjalanan lainnya.

READ  How To Make Your Own Minecraft Server Hosting Company

Indonesia ‘mengekspor’ Guru Ke Malaysia, Tapi Itu Dulu

Apalagi, sistem ticketing yang sederhana membuat sangat berguna bagi para pemudik jika ingin bepergian dengan transportasi umum. Sistem otonom yang berlaku sejak tahun 1998 ini sangat efektif dan efisien. Selain itu, penggunaan bahasa Inggris di setiap sudut komunikasi memudahkan wisatawan mancanegara untuk tidak mengganggu wisatawan lain dengan sering menanyakan alamat atau tempat.

Untuk masalah makanan. Karena rasa makanan Malaysia mirip dengan Indonesia, sobat juga bisa menemukan banyak restoran Indonesia di Malaysia. Tidak hanya mirip, harganya juga terjangkau untuk kantong mahasiswa, apalagi jika teman-teman memilih tinggal di asrama, harga makanan lebih murah dibandingkan tinggal di luar kampus. Jika memilih menginap di asrama kampus IIUM, teman-teman bisa ke Kantin Mahallah Ali yang memiliki banyak makanan khas Indonesia dengan harga terjangkau. Kafetaria ini buka mulai pukul 04:00 hingga 02:00 (22:00). Dari segi harga, ini kafetaria termurah dengan kualitas A.

IIUM memiliki tim penilai kafetaria yang berdedikasi untuk menjaga kepuasan pelanggan dengan memberikan penilaian kualitas makanan dan kebersihan lingkungan. Tim penilai kafetaria akan menulis tongkat besar bertuliskan A, B, C, atau D di atasnya. Jika kantin ini menjaga kebersihan, kualitas makanan yang baik, sistem penjualan yang baik dan pelayan yang ramah, harga yang murah dan variasi makanan, maka tim evaluasi akan memberikan nilai A di pintu masuk kantin. Namun di sisi lain, jika sebuah kafetaria tidak memenuhi syarat dari tim penilaian kafetaria, mereka tidak akan segan-segan untuk memasang stiker D yang artinya tidak direkomendasikan.

Menurut mjeducation.com, Malaysia merupakan tujuan studi terpopuler ketiga bagi pelajar Indonesia setelah Australia dan Amerika. Dibandingkan dengan kedua negara tersebut, biaya kuliah di Malaysia sangat terjangkau menurut standar pendidikan internasional. Keunggulan belajar di Malaysia antara lain pendidikan yang menggunakan bahasa Inggris, referensi dari jurnal internasional, profesor lulusan universitas terbaik dunia, hingga lulusan yang sering mendapatkan beasiswa untuk studi lanjut di kampus-kampus ternama dunia seperti Harvard University, Oxford, dan Cambridge. Biaya kuliah di IIUM Department of Economics hanya untuk

Suffian Efendi Ceritakan Pengalamannya Ikuti Program Student Exchange Ke University Sains Islam Malaysia (usim)

Mungkin tidak hanya di Malaysia, di negara lain seperti Amerika, negara-negara Uni Eropa, saling menghormati sudah menjadi hal yang biasa, namun bagi negara-negara ASEAN, budaya saling menghormati masih sangat sulit. Malaysia merupakan negara kedua setelah Singapura yang berhasil menerapkan budaya saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan cara ini Anda akan lebih terorganisir jika Anda memutuskan untuk tinggal dan belajar di Malaysia. Untuk IIUM sendiri, budaya pemeringkatan ini diterapkan melalui 2 sistem. Yang pertama adalah menggunakan sistem nomor baris. Biasanya mesin cetak nomor urut terletak di sebelah pintu masuk, sehingga memudahkan siswa untuk mendapatkan nomor urut jika diinginkan. Jenis aturan ini akan sering ditemukan dalam sistem manajemen kelas. Ambil contoh

READ  Yang Bukan Termasuk Layanan Hosting Adalah

Untuk sistem orde kedua, ini berfokus pada kesadaran diri, artinya tidak ada nomor urut untuk ditangkap. Hal ini terlihat pada pengantaran makanan di kantin, peminjaman buku melalui vending machine,

Ini adalah pengalaman saya selama tinggal di Malaysia. Semoga artikel ini bisa dijadikan referensi jika pembaca Indonesia Globalize berencana kuliah di Malaysia. Persaingan semakin ketat di era global. Kenyataan ini membuat banyak orang tua mendorong anaknya untuk belajar di luar negeri agar mampu bersaing dalam menghadapi tantangan era global ini.

Malaysia merupakan salah satu negara yang sering dipilih sebagai tujuan studi. Lebih dari 9.000 pelajar dari Indonesia saat ini belajar di Malaysia. Negara ini disukai karena biaya kuliah yang lebih murah, biaya hidup yang lebih murah dibandingkan dengan negara-negara Eropa dan Australia, lokasinya yang dekat dengan Indonesia dan menawarkan banyak pilihan universitas ternama dengan gelar yang sangat baik. Yuk simak semua informasi tentang kuliah di Malaysia.

Kunjungi Selangor: Terbaik Di Selangor, Travel Malaysia 2022

Industri dengan konsumsi tertinggi adalah obat-obatan, diikuti oleh pariwisata dan katering, IT, teknik dan bisnis. Selain itu, biayanya lebih murah.

Jika memilih perguruan tinggi negeri maka biayanya paling murah, diikuti perguruan tinggi swasta lokal, kemudian perguruan tinggi swasta asing yang biaya kuliahnya paling mahal.

Hampir setiap universitas di Malaysia sudah menetapkan biaya kuliah

Universitas di inggris yang banyak orang indonesia, universitas china yang banyak orang indonesia, universitas di luar negeri yang banyak orang indonesia, universitas di amerika yang banyak orang indonesia, universitas di korea yang banyak orang indonesia, universitas di turki yang banyak orang indonesia, universitas luar negeri yang banyak orang indonesia, universitas australia yang banyak orang indonesia, universitas di australia yang banyak orang indonesia, universitas di singapura yang banyak orang indonesia, universitas jepang yang banyak orang indonesia, universitas di jepang yang banyak mahasiswa indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *